Langsung ke konten utama

Pendekatan Produksi (Ekonomi)

Perhitungan Pendapatan Nasional dengan menggunakan metode Pendekatan Produksi dilakukan dengan cara : Menjumlahkan seluruh nilai tambah (Value added) yang dimiliki oleh seluruh barang dan jasa yang dihasilkan dari berbagai sektor dalam perekonomian.

Sektor-Sektor Perekonomian tersebut antara lain :

  1. Pertanian, peternakan, perikanan, dan kehutanan.
  2. Listrik, gas, dan air bersih.
  3. Industri pengolahan.
  4. Pertambangan dan penggalian.
  5. Bangunan, pengangkutan(transportasi).
  6. Komunikasi.
  7. Perdagangan, hotel, restoran.
  8. Keuangan, persewaan(baik persewaan bangunan maupun yang lainnya).
  9. Jasa-jasa lain.


Pengertian Nilai Tambah /Value Added

Nilai Tambah adalah selisih (beda) antara nilai akhir/hasil (output) dengan nilai input (awal/nilai pertama).
Contohnya begini :Untuk memproduksi Baju, maka harus di produksi terlebih dahulu kapas kemudian diproses menjadi benang, selanjutnya diproses lagi agar menjadi kain, dan terkahir dibuatlah sebuah baju.


Melalui contoh diatas maka nilai tambah (value added) tersebut dapat disimpulkan menjadi: nilai/harga dari kapas, ditambah dengan selisih antara nilai/harga dari benang dan kapas, dan ditambah lagi dengan selisih antara nilai/harga dari baju dan benang. Maka totalnya tersebut adalah yang disebut dengan nilai tambah (value added).

Secara matematikanya nilai tambah (value added) dapat dutilis menjadi : harga kapas + (harga benang - harga kapas) + (harga baju - harga benang). maka hasilnya dari penjumlahan tersebut lah yang disebut nilai tambah (value added).

Untuk lebih jelasnya lagi anda dapat memperhatikan tabel dibawah ini :
Barang Nilai Produksi Nilai Tambah
Kapas Rp   5.000,00 Rp   5.000,00
Benang Rp   7.500,00 Rp   2.500,00
Kain Rp 12.000,00Rp   4.500,00
Baju Rp 20.000,00 Rp   8.000,00
Total/Jumlah Rp 44.500,00Rp 20.000,00

nah.., dari tabel diatas maka didapatlah nilai tambah dari sebuah baju adalah : Rp 20.000,00.
  • Dibagian nilai tambah Kapas nilainya tetap dengan nilai produksinya yaitu Rp 5.000,00, karena nilai produksinya belum mengalami perubahan menjadi barang lain.
  • Dibagian nilai tambah Benang menjadi Rp 2.500,00, ini didapat dari selisih antara nilai produksi benang dengan kapas.
  • Nilai tambah kain adalah Rp 4.500,00, didapat dari selisih antara nilai produksi Kain dengan Benang.
  • Nilai Tambah Baju adalah Rp 8.000,00, didapat dari selisih antara nilai produksi baju dengan kain.

Dengan adanya perhitungan nilai tambah (value added), maka akan terhindar dari adanya perhitungan ganda.
Dari penjelasan diatas maka metode ini dapat dirumuskan sebagai berikut :

Y = NT1 + NT2 + NT3 + ... + NTn
Keterangan :
Y : Pendapatan Nasional.
NT : Nilai tambah dari tiap-tiap sektor/barang ekonomi.


Sekianlah Pembahasan mengenai Pendekatan Produksi. Semoga dapat membantu.


Terima Kasih telah membaca artikel ini, baca juga artikel lainnya dari blog ini ya....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Menurunkan Resolusi Layar Fujitsu F02H, F02G, F04G, dan lainnya

Ya kembali jumpa lagi semua di AKTIVITAS BLOG , Ya... seperti biasanya blog ini sekarang sudah jarang memposting artikel ya.., mungkin karena adminnya lagi sangat sibuk. :D. Oke, kali ini kita juga akan membahas mengenai salah satu cara menstabilkan kinerja smartphone murah namun bertenaga yaitu fujitsu . Dipostingan sebelum-sebelumnya kita sudah membahas mengenai cara menghapus aplikasi bawaan(bloatware) dari handphone fujitsu ini , nah dengan cara itu kita sudah melihat hasilnya pada smartphone fujitsu kita, yaitu RAM terlihat lebih lega/bebas . Terlepas dari itu, masih ada(beberapa) masalah lagi yang terlihat meskipun kita sudah menghapus aplikasi bawaan smartphone fujitsu ini, yaitu panasnya yang sangat tidak netral ( jika digunakan hanya sosmed saja terasa panas ).  Memang smarphone berbekal snapdragon 800-810 itu memang panas namun panas yang kita maksud disini itu panas yang hanya dipakai sosial media saja. Masalah ini bukan lagi soal aplikasi bawaan, namun ini bersumber da...

Cara Cek NPSN Online (Nomor Pokok Sekolah Nasional)

NPSN atau yang lebih dikenal dengan Nomor Pokok Sekolah Nasional adalah Kode pengenal sekolah-sekolah yang ada di Indonesia . NPSN sekarang sangat penting untuk siswa-siswi yang berada diujung/akhir sekolah, salah satunya adalah untuk pendaftaran UTBK . Karena dihalaman resmi pendaftaran UTBK diminta untuk memasukan NPSN anda. Nah jika anda adalah orang yang malas mencari, dari berkas-berkas yang ada anda tinggal mencarinya di Internet/Secara Online . Berikut langkah-langkahnya : Kunjungi Halaman resminya disini , setelah anda buka laman tersebut anda akan melihat list/daftar provinsi yang ada di indonesia . ( Lihat gambar dibawah ).  Nah, selanjutnya anda pilih provinsi sekolah anda sekarang , contohnya saya, berprovinsi di Sumatera Utara, maka saya klik Prov.Sumatera Utara.  Kemudian kita akan diberikan lagi daftar/list kabupaten yang ada di provinsi kita sendiri (yang kita pilih tadi), contohnya saya berada di Kab.Dairi maka saya pilih itu. Daftar Kabupaten yang dimunc...

Jenis-Jenis Kebutuhan Manusia (Ekonomi)

Kita selaku manusia sebagai makhluk hidup pasti memiliki kebutuhan untuk menjalani kehidupan sehari-hari.Kebutuhan tersebut berguna untuk mempertahankan hidup dan kelangsungan hidup manusia dilingkungan masyarakat.Kebutuhan tersebut akan terpenuhi apabila manusia selalu berusaha dengan bekerja keras.Kebutuhan manusia ada bermacam-macam yaitu sebagai berikut: A. Kebutuhan Menurut Intensitas Pemanfaatan.   Kebutuhan Primer. Menurut etimologi,kata "primer" berasal dari bahasa Latin yaitu "primus" yang artinya pertama.Jadi kebutuhan primer adalah kebutuhan pertama yang harus dipenuhi agar manusia dapat menjaga kelangsungan hidupnya.Yang termasuk kebutuhan primer antara lain makanan dan minuman, pakaian, rumah, pendidikan dan kesehatan.  Kebutuhan Sekunder. Kebutuhan ini muncul setelah terpenuhinya/tercapainya kebutuhan pertama(primer).Kata "sekunder" juga berasal dari bahasa latin yaitu "sekundus" yang artinya kedua.Orang yang sudah memiliki rumah se...